Ingin tahu soal 5 Destinasi Super Prioritas,klik di sini ya!
One Day in Labuan Bajo, Pergi ke Mana Saja?

One Day in Labuan Bajo, Pergi ke Mana Saja?

0

Seperti yang Sobat Parekraf tahu, tahun ini Indonesia terpilih menjadi tuan rumah ASEAN Summit 2023. Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) terpilih menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN 2023 yang akan diselenggarakan pada 9-11 Mei 2023.

Terpilihnya Labuan Bajo sebagai tuan rumah KTT ASEAN 2023 tentu menjadi angin segar. Terutama dalam mengenalkan Labuan Bajo sebagai salah satu surga di Indonesia timur, sekaligus sebagai salah satu Destinasi Super Prioritas (DSP) kepada seluruh wisatawan mancanegara.

Meski ada gelaran KTT ASEAN 2023, destinasi wisata di Labuan Bajo tetap dibuka untuk umum. Itu artinya, Sobat Parekraf tetap bisa mengunjungi Labuan Bajo untuk sekadar liburan singkat dan menjernihkan pikiran.

Tapi, apa yang harus dilakukan saat liburan singkat ke Labuan Bajo? Sebagai referensi, berikut beberapa aktivitas seru yang bisa dicoba:

Berburu Sunrise di Pantai Waso

Memulai hari di Labuan Bajo dengan menikmati sunrise yang eksotis. Salah satu destinasi wisata di Labuan Bajo yang menawarkan spot sunrise terbaik adalah Pantai Waso.

Terletak di Desa Benteng Dewa, Kecamatan Lembor Selatan, Manggarai Barat, Pantai Waso memiliki daya tarik yang tidak dimiliki pantai lainnya. Saat matahari terbit, kita akan disambut pemandangan sunrise berlatar belakang perbukitan hijau yang mengelilingi pantai. Ditambah lagi, pantulan sinar matahari di bebatuan pinggir pantai seakan memancarkan kilau yang sangat indah. 

BACA JUGA: Waterfront City Labuan Bajo, Magnet Baru Pariwisata NTT 

Foto: Island hopping dengan menaiki kapal phinisi (Shutterstock/Yusnizam Yusof) 

Island Hopping 

Sebagai destinasi wisata kepulauan, liburan ke Labuan Bajo kurang lengkap tanpa island hopping, atau eksplorasi dari satu pulau ke pulau lainnya. Bakal menjadi pengalaman yang tak terlupakan, Sobat Parekraf bisa island hopping menggunakan kapal phinisi.

Misal, kita bisa naik kapal phinisi untuk island hopping ke Pulau Komodo. Sesampainya di Pulau Komodo, Sobat Parekraf bisa melihat sekitar dua ribu komodo secara langsung di pulau tersebut. Selain itu, kita juga bisa menyelami keindahan bawah laut yang dipenuhi hamparan terumbu karang dan berbagai spesies ikan warna-warni.

Singgah di Desa Wisata

Selain island hopping, mengisi waktu liburan di siang hari Sobat Parekraf juga bisa mengunjungi destinasi wisata berkelanjutan di Labuan Bajo. Salah satunya berkunjung ke Desa Wisata Wae Rebo di Kampung Satar Lenda, Kecamatan Satar Mese, Manggarai Barat.

Desa wisata ini terus berupaya menjaga keberlanjutan lingkungan. Baik dengan membatasi penggunaan listrik, mengolah makanan dari hasil kebun sendiri, serta menjaga kearifan lokal. Bahkan, Desa Wisata Wae Rebo masih menjaga tujuh rumah adat Mbaru Niang yang diakui sebagai situs warisan budaya dunia. 

Selain mengunjungi Desa Wisata Wae Rebo, masih banyak desa wisata lain yang tidak kalah menarik dikunjungi saat liburan ke Labuan Bajo, yakni Desa Bena, Desa Wologai, Desa Cancar, atau Desa Tololela. 

BACA JUGA: 7 Desa Wisata yang Mengusung Konsep Sustainable Tourism 

Berburu Sunset di Pantai Waecicu

Setelah island hopping dan belajar budaya di desa wisata, Sobat Parekraf bisa beristirahat di pinggir pantai sambil menikmati sunset di Labuan Bajo. Dari banyaknya pilihan pantai indah yang ada, Pantai Waecicu jadi spot sunset terbaik yang bisa dipilih.

Hanya dengan duduk di atas pasir pantai yang lembut, kita akan merasakan semilir angin yang menyegarkan. Menyeruput segelas minum segar sambil disinari sinar matahari terbenam yang eksotis, seakan melunturkan rasa lelah setelah seharian keliling Labuan Bajo. 

Dinner di Pinggir Pantai

Setelah puas keliling destinasi wisata unggulan, saatnya makan malam di KISIK Seafood and Grill. Berlokasi tidak jauh dengan Pantai Waecicu, KISIK Seafood and Grill merupakan salah satu tempat makan seafood di pinggir pantai. 

Kalau ingin yang lebih autentik, Sobat Parekraf bisa mencari restoran lokal yang menyajikan olahan makanan khas Labuan Bajo dengan cita rasa yang istimewa. Salah satunya ikan kuah asam, yakni olahan ikan kerapu yang dimasak menggunakan belimbing wuluh sebagai bahan utama. Perpaduan daging ikan lembut dengan kuah asam segar yang khas, dijamin bikin ketagihan!

Makanan khas Labuan Bajo yang tidak kalah menarik dicoba lainnya adalah rumpu rampe: oseng daun dan bunga pepaya yang dimasak dengan rempah khas Labuan Bajo. Biasanya, rumpu rampe dihidangkan bersama ikan bakar atau sei sapi, untuk menetralisir rasa pahit gurih yang nikmat. 

Jadi, kapan mau liburan ke Labuan Bajo, Sob?

BACA JUGA: Mengenal 5 Destinasi Super Prioritas 

Cover: Menikmati sarapan pagi dengan pemandangan indah Labuan Bajo (Shutterstock/Sirintra Pumsopa)

Kemenparekraf / Baparekraf
Kemenparekraf/Baparekraf RISenin, 1 Mei 2023
6316
© 2024 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif