Beranda >> ragam ekonomi kreatif >> 5 Brand Fashion Lokal Merambah Kancah Internasional
banner foto

5 Brand Fashion Lokal Merambah Kancah Internasional

Fashion

0

15 Juni 2021 oleh Kemenparekraf/Baparekraf RI
461
Subsektor fashion tidak bisa dianggap sebelah mata. Tidak hanya laris di pasar domestik, merek-merek fashion lokal Indonesia juga telah berhasil melebarkan sayapnya hingga menembus pasar internasional. Kesuksesan fashion lokal Indonesia tentunya membuktikan bahwa subsektor ini memang layak disebut sebagai tulang punggung ekspor dalam industri kreatif di Indonesia.
Sekadari informasi, jumlah ekspor produk fashion lebih dari setengah total ekspor secara keseluruhan di subsektor ekonomi kreatif Indonesia. Seperti dituliskan dalam OPUS 2020, nilai ekspor subsektor fashion 2017 meningkat 9,80% dibandingkan 2016. Bahkan, pada 2017 nilai ekspor subsektor fashion mencapai 11.969,4 juta dolar AS!
Berikut ini 5 brand fashion lokal merambah kancah internasional.
Erigo Apparel
Merek ini didirikan oleh Muhammad Sadad dan awalnya bernama “Selected and Co”, dengan mengusung konsep batik ikat. Seiring berjalannya waktu, merek ini melakukan re-branding dengan nama Erigo pada 2014. Dari situlah konsep pakaiannya berubah menjadi street style dan travelling yang lebih kasual.
Erigo memiliki berbagai macam koleksi: mulai dari t-shirt, hoodie, tas, celana, dan aksesoris lainnya dengan mengincar pasar untuk milenial.
Pada 2015, Erigo berhasil meraup omzet hingga Rp22 miliar. Kemudian pada 2020 Erigo mengalami peningkatan pesanan lebih dari 10 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
Menariknya, belum lama ini Erigo mengumumkan siap berekspansi dengan merambah pasar internasional. Hal ini ditandai dengan “penampakan” Erigo Apparel di salah satu videotron di Times Square New York dengan merilis beberapa koleksi terbarunya di Amerika mengusung campaign #stopasianhate.
Major Minor
Melihat keindahan produknya, tak salah jika banyak orang beranggapan kalau Major Minor adalah produk luar negeri. Faktanya Major Minor merupakan fashion brand lokal asal Indonesia yang berdiri sejak 2011 silam.
Produk lokal ini diinisiasi oleh pasangan Ari dan Sari Seputra, serta dua desainer muda Inneke Margarethe dan Ambar Pratiwi, yang menawarkan outfit ready to wear bagi wanita muda yang dinamis, mandiri, dan punya banyak minat.
Desain dengan detail block color dan asymmetrical, memberikan tampilan yang unik, simpel, dan fresh. Berkat keunikan dengan kualitas terbaik, tidak heran jika Major Minor berhasil memamerkan karyanya di Tokyo Fashion Week dan Paris Fashion Week.
Jam tangan kayu produksi Indonesia, Matoa belum lama memperkenalkan seri Kumbang yang kini telah berhasil menembus pasar internasional (Foto: Tangkapan layar dari youtube Matoa Indonesia)
Matoa
Matoa pastinya sudah sangat familier bagi pehobi jam tangan. Merek ini memiliki keunikan pada produk yang diproduksinya. Sebab semua jam tangan Matoa terbuat dari kayu jenis sonokeling, maple, dan jati yang tentunya terlihat lebih eksotis.
Menariknya setiap produknya juga disematkan nama-nama daerah di Indonesia. Seperti Alor, Mori, Gili, Sumba, Flores, dan banyak lagi. Mengutamakan kualitas dari setiap detail terkecil, Matoa membuat jam tangan minimalis dengan sentuhan alam sekaligus nuansa urban yang sangat menarik.
Dibuat dengan kualitas terbaik, tentu tidak heran jika brand Matoa telah berhasil menembus pasar internasional, seperti Jepang, Malaysia, dan Singapura.
Minimal
Berdiri sejak 2002, Minimal merupakan produk fashion lokal asal Indonesia yang sudah dikenal di pasaran mancanegara. Sesuai dengan namanya, Minimal memiliki desain minimalis, klasik, namun tetap chic dan elegan yang cocok untuk kelas menengah.
Setiap desainnya juga mengikuti selera global. Sehingga bisa dibilang setiap desain fashion yang dibuat Minimal merujuk empat musim di luar negeri, seperti spring, summer, fall, dan winter.
Ditambah lagi, koleksi Minimal biasanya dilengkapi dengan motif yang unik. Keunggulan tersebutlah yang membawa Minimal menjadi salah satu brand lokal asal Indonesia yang berhasil merambah pasar internasional.
NAH Project
NAH Project juga merupakan brand fashion lokal yang berdiri sejak 2017. Menariknya, salah satu produk sneakers-nya pernah dipakai langsung oleh Presiden Joko Widodo.
Menggunakan bahan dengan kualitas terbaik, sepatu dari NAH Project terasa ringan, lentur, dan nyaman. Bahkan diklaim membuat kaki tetap merakas sejuk meskipun cuaca panas.
NAH Project tidak hanya meluncurkan sneakers saja. Terdapat beberapa produk unggulan lainnya, seperti T-shirt, hoodie, dan berbagai aksesoris lain yang tentunya tidak kalah nyaman saat dipakai.
Melihat kesuksesan 5 brand fashion lokal merambah kancah internasional di atas, tentunya sudah sepantasnya kita bangga buatan Indonesia dan selalu beli kreatif lokal. Setuju?
Foto Cover: Ilustrasi tayangan iklan Erigo pada sebuah videotron di kawasan Times Square New York. (Tangkapan layar dari Youtube Erigo Official)


Berita Terkait
rekomendasi berita

Transformasi Musik Dangdut dari Masa ke Masa

rekomendasi berita

Program Pengembangan Talenta Digital Kreatif di Indonesia

rekomendasi berita

Indonesia Bersiap Menjadi Destinasi Fashion Muslim Dunia