Beranda >> ragam ekonomi kreatif >> Indonesia Bersiap Menjadi Destinasi Fashion Muslim Dunia
banner foto

Indonesia Bersiap Menjadi Destinasi Fashion Muslim Dunia

0

27 Juli 2021 oleh Kemenparekraf/Baparekraf RI
412
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno berharap Indonesia menjadi pusat fashion muslim dunia. Harapan ini muncul karena memiliki modal dan segudang potensi, mulai dari sektor sumber daya manusia, pasar, hingga fashion designer berkualitas.
Hal ini diungkapkan langsung oleh Sandi saat menjadi pembicara kunci dalam acara Indonesian Islamic Youth Economic Forum (ISYEF): Fashion Muslim Indonesia Mendunia (27/6). Menparekraf menjelaskan tingginya sumbangsih PDB sektor ekonomi kreatif (ekraf) bagi Indonesia. Saat ini sektor ekraf Indonesia menjadi nomor tiga terbesar penyumbang PDB di dunia, setelah Amerika Serikat dengan Hollywood dan Korea Selatan dengan K-Pop.
“Sektor ekraf sudah menyumbang PDB sebesar Rp1.100 triliun dari 17 subsektor ekonomi kreatif, utamanya dari fashion, kuliner, dan kriya,” ungkap Sandiaga Uno. Lebih lanjut, mengutip dari data Opus 2019, Sandiaga Uno menyebutkan jika total PDB tersebut, Rp175 triliun di antaranya disumbang subsektor fashion.
Tingginya jumlah masyarakat muslim di sini juga harus dibaca sebagai potensi besar. Terlebih dalam hal fashion muslim, Indonesia menjadi negara ketiga konsumen busana muslim terbanyak setelah Turki dan Uni Emirates Arab.
Besarnya pasar busana muslim ini telah dibaca dengan baik oleh pelaku industri kreatif lokal di bidang fashion. Terbukti menurut The State Global Islamic Economy, konsumsi busana muslim di Indonesia berada di angka 20 miliar dolar Amerika Serikat dengan laju pertumbuhan 18,2% per tahun.
Tak kalah membanggakan, dari laporan yang sama pada 2018/2019, Indonesia menjadi runner-up negara yang mengembangkan fashion muslim terbaik di dunia, setelah Uni Emirat Arab. Capaian ini menunjukkan jika selangkah lagi negara kita mampu menjadi pusat fashion muslim dunia. Namun untuk mewujudkan hal tersebut tentu perlu kolaborasi semua pihak, mulai dari hulu hingga ke hilir.
Peragaan fashion muslim. (Foto: Wonderfulimage.id)
Prestasi Desainer Fashion Muslim
Prestasi-prestasi membanggakan juga terus diukir pada desainer fashion muslim tanah air. Sejauh ini terdapat beberapa nama yang karyanya telah dikenal hingga mancanegara:
RIA MIRANDA
Brand busana muslim yang menggunakan nama desainernya ini memiliki prestasi yang tidak perlu diragukan lagi. Ria Miranda merupakan desainer ulung yang kerap membawakan warna-warna lembut bernuansa pastel untuk desain-desainnya.
Ria Miranda mendesain beragam produk gamis hingga hijab yang telah bertahan lebih dari 10 tahun di Indonesia. Salah satu prestasi Ria Miranda adalah dinobatkan sebagai Top Fashion Influencer di ajang Influence Asia di Kuala Lumpur (2017).
Dian Pelangi
Terkenal dengan warna-warnanya yang berani, Dian Pelangi menjadi salah satu desainer fashion muslim Indonesia yang punya pamor tinggi. Salah satu ciri khas baju rancangan Dian Pelangi terletak pada motif jumputan Palembang (tye dye) warna-warni, sesuai dengan label: Pelangi. Salah satu prestasi tertinggi Dian Pelangi adalah masuk jajaran 30 under 30 versi majalah Forbes.
Jenahara Nasution
Perancang fashion muslim Indonesia yang namanya sangat santer didengar di kalangan pecinta fashion adalah Jenahara Nasution. Wanita yang akrab disapa Jehan ini memiliki kualitas produk yang sangat baik untuk bersaing di pasar global.
Ciri khas produk fashion muslim yang dihasilkan Jenahara adalah elemen simetris asimetris menggunakan warna-warna netral. Karena keunikan desainnya tersebut, beberapa waktu lalu Jenahara terpilih menjadi salah satu desainer perwakilan Indonesia dalam Hongkong Fashion Week.
Si.Se.Sa
Berbicara mengenai brand busana muslim tanah air nama Si.Se.Sa tidak boleh ditinggalkan. Merek yang didirikan oleh tiga bersaudara Siriz, Senaz, dan Sansa ini memiliki desain dengan konsep syar’i sejak 2013 lalu.
Berkat prestasinya, Si.Se.Sa beberapa kali berkesempatan memamerkan koleksinya di ajang bergengsi Indonesia Fashion Week (IFW) di Jakarta. Brand ini juga dinobatkan sebagai leading syar’i brand Indonesia.
Foto Cover: Ilustrasi penyelenggaraan peragaan busana, modest fashion moslem. (Shutterstock/Sam Aronov)


Berita Terkait
rekomendasi berita

Transformasi Musik Dangdut dari Masa ke Masa

rekomendasi berita

Program Pengembangan Talenta Digital Kreatif di Indonesia

rekomendasi berita

Indonesia Bersiap Menjadi Destinasi Fashion Muslim Dunia