Beranda >> ragam ekonomi kreatif >> Restorasi Film Tjoet Nja’ Dhien
banner foto

Restorasi Film Tjoet Nja’ Dhien

0

10 Juli 2021 oleh Kemenparekraf/Baparekraf RI
322
Kegigihan dan perjuangan Cut Nja’ Dhien dalam melawan Belanda dikemas menjadi sebuah film yang apik oleh Eros Djarot dalam judul Tjoet Nja’ Dhien (1988). Sangat mengagumkan, pasalnya film tersebut berhasil memenangkan delapan Piala Citra, dan salah satunya adalah “Film Terbaik” di Festival Film Indonesia 1988.
Film Tjoet Nja’ Dhien bercerita tentang perjuangan pahlawan wanita asal Aceh bernama Tjoet Nja’ Dhien dan teman-temannya melawan Belanda. Karena suaminya (Teuku Umar) ditangkap Belanda, Tjoet Nja’ Dhien harus turun tangan menghadapi Belanda dalam kondisi kesehatan yang tidak lagi prima.
Satu yang menarik, film ini tak hanya fokus pada dilema yang dialami oleh Tjoet Nja’ Dhien saja. Namun juga memperlihatkan dari kacamata Belanda yang harus perang melawan tentara Aceh selama 31 tahun.
Film Tjoet Nja’ Dhien merupakan film kolosal Indonesia yang dikemas dengan cara artistik. Namun jangan salah, karena film kolosal bukan sekadar film dengan sejarah panjang saja.
Sebagai generasi milenial, menonton film Tjoet Nja’ Dhien merupakan pilihan yang tepat, karena dapat memberikan ingatan sejarah Aceh tentang pahlawan revolusi perempuan. Dengan begitu, diharapkan nilai-nilai yang ditanamkan dapat menjadi “suntikan” semangat bagi para generasi milenial.
Restorasi film Tjoet Nja’ Dhien dilakukan dengan mentransformasi film dari pita seluloid ke Digital Camera Package (DCP). Sehingga, kualitas audio dan visual film Tjoet Nja’ Dhien menjadi lebih jernih.
Film Tjoet Nja’ Dhien yang diproduksi tahun 1998 dan telah melalui proses restorasi tersebut, kembali diputar di bioskop Indonesia pada tanggal 20 Mei 2021, bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional.
Poster Film Tjoet Nja' Dhien versi Restorasi. (istimewa)
Apresiasi Film Tjoet Nja’ Dhien
Hasil restorasi film Tjoet Nja’ Dhien pun disambut baik oleh kalangan masyarakat dan sineas tanah air. Salah satunya adalah sutradara kenamaan Indonesia, Hanung Bramantyo.
Melalui laman Instagram-nya, Hanung Bramantyo memberikan dukungan atas restorasi film Tjoet Nja’ Dhien. Bagi Hanung, film Tjoet Nja’ Dhien adalah masterpiece karena cerita yang dibuat pada 1988 masih relevan dengan masa kini.
Tak ketinggalan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno juga melontarkan apresiasi atas restorasi film Tjoet Nja’ Dhien. Menurut Menparekraf Sandiaga Uno, film tersebut dinilai penting bagi perfilman Indonesia.
Bahkan, sejumlah menteri pun turut mendukung dan menonton restorasi film Tjoet Nja’ Dhien, seperti Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. Bahkan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beserta keluarga juga turut menonton restorasi film Tjoet Nja’ Dhien.
Sebelum ditetapkannya PPMK Darurat yang berlaku pada 3-20 Juli 2021, Beberapa bioskop di Indonesia sempat dibuka kembali untuk umum. Pembukaan bioskop tersebut wajib menerapkan protokol kesehatan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) secara ketat dan disiplin.
Contohnya, saat masuk ke bioskop kita wajib memakai masker, mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer, serta melakukan pengecekan suhu badan tidak lebih 37,3 derajat Celcius. Ditambah lagi, kapasitas bioskop juga dibatasi, yaitu hanya 25% dari kapasitas seharusnya.
Namun, karena pada bulan Juni terjadi lonjakan angka penyintas Covid-19, pemerintah pusat telah memberlakukan PPKM Darurat pada 3-20 Juli 2021, yang mengharuskan bioskop ditutup kembali.
Semoga, pandemi segera berlalu, dan kita dapat beradaptasi, serta dapat menikmati kembali film Indonesia di bioskop. Karena itu, selama PPKM Darurat lebih baik di rumah saja, dan terus mendukung industri kreatif perfilman Indonesia agar kembali bangkit pasca pandemi COVID-19.


Berita Terkait
rekomendasi berita

Program Pengembangan Talenta Digital Kreatif di Indonesia

rekomendasi berita

Indonesia Bersiap Menjadi Destinasi Fashion Muslim Dunia

rekomendasi berita

Aplikasi Editing Video di Smartphone untuk Pemula