Beranda >> ragam pariwisata >> Destinasi Wisata Terasering di Indonesia
banner foto

Destinasi Wisata Terasering di Indonesia

Pariwisata

1

29 Juli 2021 oleh Kemenparekraf/Baparekraf RI
467
Desa wisata dipercaya menjadi pandemic winner seiring dengan perubahan tren berwisata saat pandemi. Bahkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno pun berharap desa wisata Indonesia menjadi lokomotif kebangkitan perekonomian, terutama pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Sebab desa wisata tidak hanya mengenalkan budaya yang menarik maupun produk ekonomi kreatif lokal. Desa wisata juga memberikan pemandangan alam yang indah dan berbeda dengan lainnya, salah satunya menikmati wisata terasering khas pedesaan.
Kalau biasanya kita hanya melihat area persawahan hanya di dataran rendah saja, berbeda dengan terasering. Teknik terasering adalah persawahan di lahan miring yang dibuat bertingkat-tingkat dan biasanya ada di dataran tinggi.
Pada dasarnya terasering dibuat untuk memaksimalkan penyerapan air hujan dan retensi air, serta yang utama adalah mencegah longsor di dataran tinggi. Namun sekarang fungsi terasering juga bertambah, yakni menjadi destinasi wisata yang diminati wisatawan mancanegara.
Destinasi wisata terasering di Indonesia menampilkan keindahan alam dengan nilai estetika tinggi, yang akan memberikan pengalaman baru saat berlibur. Bagi yang ingin melihat keindahan alam yang unik dengan konsep terasering bisa mengunjungi 5 destinasi wisata terasering berikut ini:
1. Terasering Jatiluwih, Bali
Saat membahas wisata terasering di Indonesia, destinasi pertama yang harus dikunjungi adalah terasering di Jatiluwih, Bali. Di tempat ini wisatawan tidak hanya menikmati hamparan sawah yang luas, namun juga  menikmati keindahan perbukitan dan pepohonan rindang di sekitarnya.
Menariknya terasering di Jatiluwih menggunakan sistem irigasi tradisional sawah di Bali, yang dikenal dengan nama Subak. Tidak main-main, pada 2012 Subak Desa Jatiluwih ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO.
Dilihat dari sisi budaya, sistem irigasi di terasering Jatiluwih pun memiliki nilai tersendiri yaitu menerapkan nilai-nilai agama Hindu: Tri Hita Karana atau falsafah hidup antara Tuhan, manusia, dan alam.
2. Terasering Tegalalang, Bali
Destinasi wisata terasering selanjutnya adalah Tegalalang, Ubud, Gianyar, Bali. Hamparan sawah bertingkat yang luas dan rapi terbingkai indah di antara pohon kelapa yang terus berayun mengikuti angin.
Udara sejuk di area terasering Tegalalang akan membuat kita betah menikmati sawah hijau yang memenuhi setiap petaknya. Untuk melengkapi kegiatan berlibur di Tegalalang, kita bisa mengunjungi beberapa restoran yang menyediakan kuliner khas Bali di sana.
Suasana lanskap terasering kebun bawang di Panyaweuyan, Majalengka, Jawa Barat. (Foto: Shutterstok/Bintang2k)
3. Terasering Perkebunan Bawang Panyaweuyan, Majalengka
Tidak hanya sawah yang ditumbuhi padi, konsep terasering juga berlaku untuk kebun bawang, seperti yang terdapat di Jawa Barat, yaitu terasering perkebunan Bawang Panyaweuyan, Majalengka. Berada di kaki Gunung Ciremai, destinasi wisata satu ini memiliki suasana asri dan udara sejuk yang membuat siapa saja yang datang betah berlama-lama.
Waktu terbaik mengunjungi area terasering perkebunan bawang di Panyaweuyan adalah pagi hari. Karena kita bisa menikmati cantiknya matahari terbit yang seakan muncul di balik Gunung Ciremai. Hal menarik lainnya, kawasan terasering Panyaweuyan bukanlah daerah persawahan, namun perkebunan bawang dan sayur.
4. Terasering Sitegong, Magelang
Setelah dari Bali, destinasi wisata terasering selanjutnya ada di Magelang, Jawa Tengah yaitu Sitegong atau dikenal dengan Wisata Terasering View Sumbing. Berbeda dengan destinasi wisata terasering lainnya, di sini kita disajikan hamparan persawahan hijau luas dengan berlatar Gunung Sumbing.
Bahkan karena berlokasi di kaki Gunung Sumbing udara di sekitar terasering Sitegong terasa sangat sejuk, bersih, dan bebas polusi. Waktu terbaik untuk menikmati hamparan sawah di sini adalah sekitar pukul 10.00 WIB, saat cuaca sedang cerah keindahan alam tiada dua akan tersaji sempurna di sini.
5. Terasering Danau Maninjau, Sumatera Barat
Tak kalah menarik kawasan terasering di Danau Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat juga layak menjadi destinasi wisata yang dikunjungi selanjutnya. Berbeda dengan terasering lainnya, di sini kita bisa melihat panorama terasering di tepian danau berwarna biru kehijauan yang indah.
Selain area persawahan yang tersusun rapi, keunikan lainnya dari destinasi wisata terasering di Danau Maninjau adalah pemandangan matahari terbenam diselimuti kabut dan gunung yang menakjubkan.
Jadi, dari kelima destinasi wisata terasering di atas, mana yang paling menarik untuk dikunjungi duluan?
Foto Cover: Suasana sawah terasering khas Indonesia, yang bertumpuk dan menghampar luas. (Shutterstock/My Good Images)


Berita Terkait
rekomendasi berita

5 Destinasi Wisata Alam Populer di Papua

rekomendasi berita

6 Desa Wisata Peninggalan Megalitikum

rekomendasi berita

Relaksasi Diri di Perkebunan Teh Malino Highlands Makassar