Ingin tahu soal 5 Destinasi Super Prioritas,klik di sini ya!
Khidmatnya Perayaan Hari Raya Nyepi di Bali

Khidmatnya Perayaan Hari Raya Nyepi di Bali

2

Nyepi merupakan hari raya bagi umat Hindu yang dirayakan setiap Tahun Baru Saka. Salah satu tempat di Indonesia yang paling identik dengan perayaan Nyepi adalah Bali. Perayaan Nyepi di Bali dianggap sebagai momen terbaik untuk melihat sisi lain Pulau Dewata yang tak pernah sepi.

Selama perayaan Nyepi, Pulau Dewata yang biasanya penuh ingar bingar mendadak tak bergeming seharian penuh. Suasana khidmat ini berkaitan dengan aturan yang mengharuskan masyarakat Bali untuk berdiam diri di rumah.

Bahkan selama Hari Nyepi, masyarakat pun tidak diperkenankan untuk menyalakan cahaya dan api. Namun yang jarang diketahui masyarakat luar Bali adalah rangkaian upacara adat sebelum dan sesudah perayaan Nyepi. Sebab, ada banyak upacara adat yang dilangsungkan dalam menyambut Hari Raya Nyepi di Bali.

1. Upacara Melasti

Ritual pertama yang mengawali perayaan Nyepi di Bali adalah ritual Melasti. Upacara ini bertujuan untuk menyucikan diri sebelum melaksanakan Nyepi. Biasanya ritual Melasti dilakukan di pura yang berada di dekat laut. Salah satu rangkaian Nyepi di Bali ini berlangsung tiga atau empat hari sebelum ritual Nyepi diadakan.

Ilustrasi Pawai Festival Ogoh-Ogoh. (Shutterstock/Smeilov Sergey)

2. Tawur Kesanga

Setelah Melasti, rangkaian perayaan Nyepi di Bali dilanjutkan dengan Tawur Kesanga atau Mecaru. Tradisi ini biasanya dilaksanakan H-1 sebelum perayaan Nyepi.

Tawur Kesanga identik dengan pawai festival ogoh-ogoh. Bagi masyarakat Hindu Bali, ogoh-ogoh merupakan representasi dari sifat buruk dan jahat manusia. Karena itu, di akhir perayaan ogoh-ogoh akan dibakar sebagai simbol pembersihan sifat jahat manusia yang dilenyapkan dalam ritual Nyepi.

3. Upacara Ngembak Geni

Pasca pelaksanaan ritual Nyepi, rangkaian acaranya belum selesai. Khidmatnya perayaan Nyepi di Bali dilanjutkan dengan Ngembak Geni.

Biasanya pada ritual ini masyarakat Bali akan saling berkunjung ke sanak saudara atau melakukan dharma shanti. Penutup rangkaian nyepi ini menjadi pertanda untuk memulai lembaran baru dengan hati yang bersih.

Para pemuda juga akan melakukan omed-omedan usai tradisi Ngembak Geni. Festival saling mencium ini dilakukan untuk mempererat keakraban antar umat Hindu.

Fakta Menarik Tentang Perayaan Nyepi di Bali

Selama 24 jam perayaan Nyepi di Bali, ternyata ada beragam hal menarik yang terjadi. Berikut ini beberapa fakta menarik terkait perayaan Nyepi di Bali:

Hemat satu juta liter bahan bakar

Karena bepergian tidak diperbolehkan selama Nyepi, maka semua masyarakat Bali tidak menggunakan kendaraan dalam kurun waktu 24 jam. Selama jangka waktu tersebut diperkirakan ada satu juta liter bahan bakar yang berhasil dihemat.

Menginspirasi World Silent Day

Sebuah kebanggan, ternyata perayaan Nyepi di Bali menginspirasi kampanye World Silent Day. Aksi berdiam diri pada Hari Raya Nyepi membuat PBB menetapkan setiap 21 Maret sebagai World Silent Day.

Mengurangi global warming

Nyepi juga memberikan dampak positif pada lingkungan. Selama perayaan Nyepi di Bali, Pulau Dewata tercatat berhasil menghemat listrik hingga 60% dibandingkan hari-hari biasa.

Selain baik untuk keseimbangan lingkungan, ritual Nyepi juga membuat Bali jadi lokasi yang tepat bagi wisatawan untuk melakukan refleksi diri. Di momen ini Sobat Parekraf bisa memanfaatkannya dengan melakukan meditasi atau yoga.

Foto Cover: Ilustrasi Upacara Melasti. (Shutterstock/SoXWhite)

Kemenparekraf / Baparekraf
Kemenparekraf/Baparekraf RIKamis, 03 Maret 2022
136868
© 2024 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif