Yuk kuliah #DiPoltekparAja. SegeraKlik Disini
Destinasi Wisata Ramah Difabel di Indonesia

Destinasi Wisata Ramah Difabel di Indonesia

4

Merasa nyaman di destinasi wisata merupakan hak semua orang, tidak terkecuali para difabel. Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) bersama Kementerian terkait menggagas destinasi wisata ramah difabel. Sebutan ini merujuk pada destinasi wisata yang mempertimbangkan kebutuhan difabel dalam desain dan pembangunan fasilitasnya. Pembangunan fasilitas untuk teman difabel bertujuan untuk menciptakan kenyamanan dan keamanan di destinasi wisata secara universal. Sejauh ini, telah banyak destinasi wisata yang berhasil mewujudkan kenyamanan dan keamanan bagi wisatawan difabel. Destinasi-destinasi wisata ini tersebar di berbagai kota di tanag air. Beragam destinasi ini punya fasilitas yang tidak kalah lengkap untuk menunjang kenyamanan teman difabel selama berwisata. Berikut ini beberapa destinasi wisata ramah difabel di kota besar Indonesia yang dapat dikunjungi. Jakarta Konsep Jakarta Smart City turut mengubah wajah ibu kota menjadi salah satu kota ramah difabel. Bukan hanya transportasi umumnya, Jakarta juga memiliki ragam destinasi wisata ramah difabel. Salah satu destinasi wisata yang ramah difabel di Jakarta adalah Monumen Nasional (Monas). Fasilitas difabel di tempat ini dapat dilihat di dekat pintu masuk utama yang terdapat kursi roda dalam keadaan baik, yang bisa digunakan teman difabel. Monas juga menyiapkan ramp untuk menuju toilet khusus difabel. Selain itu, Monas memiliki fasilitas lift khusus bagi pengguna kursi roda untuk menjangkau lantai paling atas. Petugas juga siap membantu di beberapa titik untuk membantu pengguna kursi roda. Destinasi wisata ramah difabel di Jakarta lainnya adalah Masjid Istiqlal. Sebagai salah satu tujuan wisata religi, masjid ini semakin berbenah ke arah ramah difabel. Salah satunya dengan menyediakan lift khusus untuk memudahkan perpindahan para difabel. Bandung Peluncuran bus ramah difabel pada 2019 memberikan sinyal jika Bandung siap berbenah untuk menjadi kota ramah difabel. Tidak hanya fasilitas publik, Bandung juga memiliki ragam destinasi wisata ramah difabel. Beberapa destinasi tersebut antara lain: Taman Inklusi, Babakan Siliwangi, dan Fairy Garden. Daya tarik wisata ini telah memenuhi syarat untuk disebut sebagai destinasi wisata ramah difabel. Fairy Garden misalnya, taman edukasi yang terletak di Kabupaten Bandung Barat ini menyediakan berbagai fasilitas ramah difabel. Lokasi ini menyediakan toilet khusus difabel, ramp, bahkan gerbang masuk khusus para difabel. Benteng Vredeburg, Yogyakarta, sudah dilengkapi dengan beberapa fasilitas ramah difabel.  (Foto: Shutterstock/Rifki Alfirahman) Yogyakarta Beberapa waktu lalu nama Yogyakarta sempat naik daun karena disebut sebagai kota paling inklusif di Indonesia. Salah satunya karena berhasil menjadi kota ramah difabel, terutama dalam penyediaan fasilitas di tempat-tempat umum dan destinasi wisata. Destinasi wisata ramah difabel di Yogyakarta antara lain; Benteng Vredeburg, Malioboro, Gembira Loka, Keraton, Pantai Slili Gunung Kidul, Taman Pelangi Monjali, dan Taman Pintar. Museum Benteng Vredeburg disebut sebagai destinasi wisata ramah difabel karena penyediaan fasilitas yang lumayan komplet. Tidak hanya kursi roda dan jalur khusus kursi roda, area ini juga memiliki guiding block untuk memandu teman tunanetra. Selain itu Taman Pintar menjadi salah satu lokasi wisata di Yogyakarta yang juga ramah difabel. Terbukti dari keberadaan ramp dan toilet ramah difabel. Sebagai wujud dukungan, Taman Pintar juga menggratiskan tiket masuk bagi pelajar difabel. Malang Malang juga jadi salah satu kota yang terkenal dengan fasilitas pelayanan publiknya yang ramah difabel. Kota apel ini memiliki kebijakan khusus untuk memudahkan difabel dalam menggunakan layanan publik. Namun di luar prestasi tersebut, Malang memiliki beberapa destinasi wisata ramah difabel. Destinasi wisata tersebut antara lain: Taman Wisata Pinus Bendosari, Batu Secret Zoo Jatim Park 2, Batu Night Spectacular, serta Museum Angkut. Museum Angkut menjadi destinasi wisata ramah difabel karena fasilitas penunjangnya yang sangat baik. Selain didesain mudah dilalui pengguna kursi roda, Museum Angkut juga  memiliki lift dan toilet khusus difabel. Sejalan dengan hal tersebut, Jatim Park 2 juga berupaya menyediakan fasilitas ramah difabel. Tidak hanya toilet dan akses jalan, Jatim Park 2 menyediakan kursi roda yang dapat dipinjam gratis oleh pengunjung yang membutuhkan. Dengan berbagai destinasi wisata ramah difabel ini diharapkan teman difabel dapat lebih nyaman saat berlibur di daerahnya masing-masing. Keberadaannya yang dekat dengan rumah juga memudahkan teman difabel untuk mengaksesnya tanpa perlu ke luar kota. Foto Cover: Ilustrasi destinasi wisata ramah difabel. (Shutterstock/AnnGaysorn)

Kemenparekraf / Baparekraf
Kemenparekraf/Baparekraf RIKamis, 27 Mei 2021
2260
© 2022 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif